Layanan

Laser Therapy
Low Level Laser Therapy (LLLT) adalah terapi non-invasif yang menggunakan sinar laser intensitas rendah untuk mengurangi nyeri, peradangan, dan mempercepat penyembuhan jaringan. Sinar laser dapat menembus kulit hingga kedalaman 5 cm tanpa menyebabkan nyeri. Sinar ini merangsang sel-sel untuk memproduksi lebih banyak energi dan memperbaiki diri, sehingga membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan pemulihan. Indikasi penggunaannya untuk nyeri otot, sendi, cedera olahraga, atau peradangan, LLLT aman dan minim efek samping jika dilakukan oleh profesional. Terapi ini bisa menjadi pilihan untuk mengatasi nyeri akibat aktivitas fisik atau cedera, namun konsultasi dengan dokter dianjurkan sebelum memulai terapi.
Extracorporeal shockwave therapy
Terapi non-invasif yang menggunakan gelombang kejut berenergi tinggi untuk mengobati nyeri, terutama di area otot, tendon, atau sendi. Gelombang ini dikirimkan ke area yang sakit melalui alat khusus, membantu merangsang penyembuhan dengan meningkatkan aliran darah, mengurangi peradangan, dan memecah jaringan yang rusak atau penumpukan kalsium. Terapi ini sering digunakan untuk kondisi seperti nyeri bahu (tendinitis atau kalsifikasi)
, nyeri siku (tennis elbow atau golfer’s elbow), nyeri lutut atau pinggang , plantar fasciitis (nyeri tumit), nyeri tendon Achilles
, nyeri tendon atau otot lainnya. Terapi biasanya dilakukan dalam beberapa sesi singkat (10-15 menit). Meskipun mungkin terasa sedikit tidak nyaman selama prosedur, ESWT tidak memerlukan obat atau operasi, dan waktu pemulihannya cepat.
Proloterapi
Proloterapi adalah metode pengobatan yang menggunakan suntikan cairan khusus untuk membantu memperbaiki kerusakan/ kelemahan pada otot, sendi, tendon, atau ligamen. Suntikan ini biasanya menggunakan bahan alamiah, seperti gula steril (dekstrosa), plasma dari darah Anda sendiri (PRP), atau bahan lain yang merangsang pertumbuhan sel-sel baru. Tujuannya bukan sekadar menghilangkan nyeri, tapi memicu tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak secara alami.

Prosesnya sederhana: dokter menyuntikkan zat tersebut ke area yang bermasalah, yang kemudian menciptakan reaksi peradangan ringan. Peradangan ini seperti “alarm” bagi tubuh untuk mengirim sel-sel perbaikan ke lokasi tersebut. Meski mungkin terasa sedikit tidak nyaman setelahnya, efeknya bisa membantu mengembalikan kekuatan dan fungsi jaringan yang rusak. Proloterapi sering digunakan untuk masalah seperti nyeri lutut, bahu, atau cedera olahraga yang tak kunjung sembuh. Ini adalah pilihan non-bedah yang relatif aman dan efektif, terutama bagi yang ingin menghindari operasi atau obat-obatan jangka panjang.

Dry Needling
Teknik terapi yang menggunakan jarum halus (seperti jarum akupunktur) untuk menargetkan titik-titik tertentu di otot yang tegang atau nyeri. Tujuannya adalah melepaskan ketegangan otot dan memicu proses penyembuhan alami tubuh. Prosedurnya cukup sederhana dokter akan memasukkan jarum ke dalam titik pemicu nyeri (trigger points) di otot yang kaku atau bermasalah. Ini berbeda dengan akupunktur, yang berfokus pada aliran energi tubuh menurut pengobatan tradisional China. Dry needling murni berdasarkan anatomi dan fisiologi otot. Saat jarum dimasukkan, mungkin terasa sedikit nyeri atau kedutan, tetapi ini adalah tanda bahwa otot sedang merespons dan mulai rileks.

Terapi ini sering digunakan untuk mengatasi masalah seperti nyeri punggung, leher kaku, cedera olahraga, atau bahkan sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan otot. Efeknya bisa langsung terasa, seperti berkurangnya nyeri dan meningkatnya fleksibilitas. Dry needling adalah pilihan non-invasif yang efektif untuk mereka yang ingin menghindari obat-obatan atau operasi, dan biasanya dikombinasikan dengan terapi fisik lainnya untuk hasil yang optimal.

Perineural Injection Therapy
Terapi suntikan yang dirancang untuk mengatasi nyeri kronis, terutama yang berasal dari masalah saraf. Terapi ini melibatkan penyuntikan larutan khusus (seperti glukosa encer) kebawah kulit di sekitar saraf yang bermasalah, bukan langsung ke dalam sarafnya. Tujuannya adalah mengurangi peradangan, meningkatkan aliran darah, dan merangsang saraf untuk memperbaiki diri sendiri. PIT sering digunakan untuk mengobati nyeri saraf kronis, nyeri pasca-operasi, atau nyeri yang tidak membaik dengan terapi biasa. Prosesnya cepat, non-invasif, dan biasanya hanya menimbulkan sedikit ketidaknyamanan. Meskipun mungkin memerlukan beberapa sesi, PIT menawarkan solusi efektif untuk mengurangi nyeri tanpa ketergantungan pada obat-obatan atau operasi.
Penyuntikan Pelumas Sendi
Prosedur medis yang bertujuan untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan mobilitas pada sendi yang terkena osteoarthritis, terutama di lutut. Osteoarthritis terjadi ketika tulang rawan yang melindungi sendi aus, menyebabkan gesekan, nyeri, dan kekakuan. Asam hialuronat adalah zat alami yang ditemukan dalam cairan sendi, berfungsi sebagai pelumas dan peredam kejut. Seiring bertambahnya usia atau karena kerusakan sendi, kadar asam hialuronat dalam sendi bisa menurun, sehingga sendi menjadi kering dan kurang lentur.
Injeksi hyaluronic acid dapat membantu mengembalikan fungsi sendi dengan melumasi, meredakan nyeri, dan meningkatkan mobilitas. Terapi ini adalah pilihan non-bedah yang efektif bagi mereka yang ingin menghindari operasi atau mengurangi ketergantungan pada obat pereda nyeri, meskipun efeknya mungkin perlu diulang setiap beberapa bulan atau tahun.
Aspirasi Cairan Sendi
Prosedur medis di mana dokter mengambil sampel cairan dari dalam sendi menggunakan jarum suntik. Tujuan utama dari prosedur ini adalah untuk mendiagnosis penyebab masalah sendi, seperti nyeri, bengkak, atau radang. Cairan yang diambil (disebut cairan sinovial) dapat dianalisis di laboratorium untuk mendeteksi infeksi, peradangan, kristal (seperti pada penyakit gout), atau kondisi lainnya. Selain untuk diagnosis, aspirasi cairan sendi juga bisa dilakukan sebagai bagian dari pengobatan, misalnya untuk mengurangi tekanan dan rasa sakit akibat penumpukan cairan berlebihan di sendi. Prosedur ini relatif cepat, aman, dan biasanya hanya menimbulkan sedikit ketidaknyamanan. Prosedur ini biasanya dilakukan dengan panduan alat USG
USG Muskuloskeletal
USG muskuloskeletal adalah alat pencitraan yang menggunakan gelombang suara untuk melihat otot, tendon, ligamen, sendi, dan jaringan lunak lainnya. Ini berguna untuk mendiagnosis cedera seperti robekan otot atau radang tendon, memeriksa masalah sendi seperti arthritis, serta memandu prosedur medis seperti suntikan atau pengambilan cairan dari sendi. USG juga bisa memantau proses penyembuhan setelah cedera atau operasi, mendeteksi benjolan atau tumor di jaringan lunak, dan mengevaluasi saraf yang tertekan. Keunggulannya adalah aman, tidak menggunakan radiasi, dan bisa melihat pergerakan struktur tubuh secara langsung. Ini membuat USG muskuloskeletal sangat membantu dalam mendiagnosis dan merawat masalah otot dan sendi